Review Galaxy Z Fold 8 Ultra: Layar Besar, Baterai Jumbo, Kamera Kuat di Utama

Jakarta -

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir kembali di Indonesia sebagai salah satu ponsel lipat paling ambisius di kelasnya. Desainnya yang sangat tipis, kurang dari 1 cm saat terlipat dan sekitar 4 mm ketika dibuka, membuatnya terasa jauh lebih praktis dibanding generasi Fold sebelumnya.

Kesan premiumnya kuat, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat kerja sekaligus hiburan. Begitu dibuka, layar dalam 8 inci memberi pengalaman yang mendekati tablet mini. Ukuran ini ideal untuk meninjau foto, mengedit gambar, membaca, hingga menjelajahi media sosial. Lapisan anti-reflektif juga menjadi peningkatan yang terasa relevan, layar lebih nyaman dipakai di luar ruangan dan lipatan di tengah tampak lebih tersamar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraReview Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra (Foto: Enche Tjin)

Namun sayang, Samsung masih memiliki satu kompromi yang bikin tanggung sebagian pengguna kreatif. Galaxy Z Fold 8 Ultra tidak mendukung S Pen. Untuk perangkat dengan layar sebesar ini, absennya stylus terasa seperti peluang yang belum dimaksimalkan-terutama bagi ilustrator, pencatat aktif, dan pengguna yang ingin mengedit dengan lebih presisi.

Di sisi daya tahan, Fold 8 Ultra membawa baterai 5.000 mAh, naik dari 4.400 mAh pada generasi sebelumnya. Dipadukan dengan prosesor Snapdragon 8 Gen 5 Elite yang lebih efisien, peningkatan ini memberi tambahan waktu pakai yang terasa nyata dalam penggunaan harian. Dukungan pengisian cepat 45W juga jauh lebih baik dibanding 25 W sebelumnya, pengisian dari 0 hingga 67 persen diklaim dapat dicapai dalam sekitar 30 menit.

Ketahanannya pun meningkat dengan rating IP48. Ponsel ini cukup terlindungi dari benda berukuran sekitar 1 mm dan tetap tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit. Meski demikian, pengguna tetap perlu berhati-hati terhadap debu halus dan pasir, dua hal yang masih menjadi musuh perangkat lipat.

Kamera: Kuat di Utama, Masih Bisa Ditingkatkan di Telefoto

Untuk urusan kamera, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra menawarkan konfigurasi yang cukup menarik. Kamera utama 200 MP dengan sensor 1/1,3 inci menjadi tulang punggung sistem ini. Hasilnya tajam, detail, dan tetap meyakinkan ketika cahaya mulai berkurang. Bukaan f/1.7 membantu kamera utama mempertahankan kualitas dalam kondisi menjelang malam.

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraHasil kamera utama 200MP. Foto: Enche Tjin

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraCrop dari foto di atas. Foto: Enche Tjin

Kamera ultrawide 50 MP dengan sensor 1/2,5 inci juga patut diapresiasi. Peningkatan resolusi dan sensor membuat hasilnya terlihat lebih matang, dengan detail yang memadai untuk lanskap maupun foto arsitektur. Pada pemotretan sore hari, lensa wide dan ultrawide mampu menghasilkan gambar yang kaya detail dan enak dilihat.

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraKiri: Ultrawide, Kanan: Wide Foto: Enche Tjin

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraFoto wide Foto: Enche Tjin

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraFoto wide. Foto: Enche Tjin

Titik lemah Z Fold 8 Ultra ini berada pada lensa telefoto. Dengan jangkauan 3x atau setara sekitar 67mm, sensor 1/3,94 inci, dan resolusi 10 MP, kamera ini terasa masih kurang maksimal dibanding standar flagship modern. Ia tetap berguna untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi detail pada hasil telefoto tidak sekuat kamera utama maupun ultrawide.

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraFoto kanan adalah hasil crop dari foto kiri Foto: Enche Tjin

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraDemonstrasi jangkauan lensa telefoto Foto: Enche Tjin

Mode portrait memberi hasil yang cukup baik: subjek tampak tajam, efek bokeh terlihat alami, dan warna cerah khas Samsung tetap hadir. Sementara itu, dua kamera selfie 10 MP-satu di layar dalam dengan sudut pandang setara 18 mm, serta satu di layar depan setara 24 mm-cukup untuk kebutuhan media sosial. Namun, kualitasnya jelas belum dapat menandingi kamera utama 200 MP.

Review Samsung Galaxy Z Fold8 UltraFoto model dengan mode potrait. Ultra Foto: Enche Tjin

Review Samsung Galaxy Z Fold 8 UltraFoto: Enche Tjin

Review Samsung Galaxy Z Fold 8 UltraFoto: Enche Tjin

Review Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultrarevisi Foto: Enche Tjin

Nilai Tambah untuk Kreator Konten

Keunggulan Fold 8 Ultra bagi penggemar foto dan video bukan hanya terletak pada spesifikasi kamera. Layar besar membuat proses memilih, meninjau, dan mengedit hasil foto lebih nyaman. Layar cover juga memungkinkan pengguna merekam vlog atau selfie menggunakan kamera belakang, sehingga kualitas hasilnya dapat jauh lebih baik daripada mengandalkan kamera depan.

Dengan Snapdragon 8 Gen 5 Elite, ponsel ini juga mendukung perekaman hingga 8K 30p atau 4K 120p, serta profil flat untuk pengguna yang ingin melakukan color grading sendiri. Ini adalah kombinasi yang menarik bagi kreator yang membutuhkan fleksibilitas tanpa harus membawa perangkat tambahan.

Review Samsung Galaxy Z Fold 8 UltraKondisi saat Fold 8 Ultra dibuka. Foto: Enche Tjin

Meski begitu, bentuk layar bagian dalam yang aspek rasionya mendekati persegi (1:1) masih menjadi kompromi lain. Dengan dimensi sekitar 13,6 x 15,2 cm, foto dan video berasio lebar tidak selalu tampil optimal. Saat menonton video 16:9, area hitam di sekitar gambar cukup besar, sehingga ruang layar luas yang menjadi daya tarik Fold tidak selalu termanfaatkan sepenuhnya.

Kesimpulan

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra adalah ponsel lipat yang semakin matang. Desain tipis, layar besar, baterai lebih baik, pengisian cepat, dan kemampuan video yang kuat menjadikannya perangkat premium untuk produktivitas dan hiburan. Bagi kreator, layar besar dan fleksibilitas penggunaan kamera belakang untuk selfie atau vlogging menjadi nilai tambah yang nyata.

Tetapi, bagi pengguna yang menempatkan fotografi sebagai prioritas utama, Fold 8 Ultra belum tentu menjadi pilihan paling rasional. Kamera utama dan ultrawide memang sangat baik, tetapi telefoto yang relatif tertinggal membuat paket kameranya tidak sekuat ponsel flagship konvensional. Dengan harga premium yang dibawanya, seri Samsung Ultra atau flagship lain menawarkan sistem kamera yang lebih lengkap.

Fold 8 Ultra bukan ponsel untuk semua orang. Namun bagi mereka yang mengutamakan pengalaman layar besar dalam bodi yang tetap ringkas, ia menawarkan salah satu pengalaman perangkat lipat paling menarik saat ini.

(rns/fay)


TAGS

LIHAT LAINNYA