Jakarta (ANTARA) - Samsung Electronics Indonesia secara resmi memboyong Galaxy S26 FE ke pasar Indonesia untuk meramaikan lini seri Galaxy S26 yang sudah eksis sebelumnya.
Ponsel ini bisa dibilang menjadi opsi "murah" dari jajaran ponsel kelas atas Samsung karena sejak awal dirancang, model ini didesain menjadi jawaban bagi pengguna yang menginginkan peningkatan pengalaman dalam menjajal ponsel pintar, atau bagi mereka yang berencana naik kelas secara mulus dari segmen mid-range ke segmen flagship.
Meski ditawarkan dengan harga sekitar setengahnya dibanding model tertinggi Galaxy S26 Ultra, model baru ini dijanjikan memberikan pengalaman kelas atas yang memuaskan karena dibekali rangkaian fitur premium khas Samsung.
Baca juga: Desain modul kamera Samsung Galaxy S26 FE terungkap
Baca juga: Galaxy S26 FE muncul di FCC, tampil dengan kejutan dari Qualcomm
Apalagi secara estetika visual, Galaxy S26 FE tetap mempertahankan bahasa desain khas dari seri Galaxy S26. Tampilannya mengusung kesan minimalis, sederhana, namun tetap memancarkan aura berkelas. Ponsel ini hadir dalam tiga pilihan warna yaitu Graphite, Pistachio, dan Blueberry.

Untuk tampilan depannya, gawai ini dibekali panel layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci, refresh rate 120 Hz, resolusi FHD+, dan kecerahan puncak 1900 nits. Terdapat proteksi layar berupa lapisan Corning Gorilla Glass Victus+.
Dalam hal daya, untuk menopang mobilitas pengguna seharian, ponsel ini dibekali baterai berkapasitas besar 4.900 mAh yang telah mendukung teknologi pengisian daya cepat (fast charging) 45W menggunakan kabel.
Sektor fotografi utamanya mengusung konfigurasi tiga kamera belakang serbaguna yang siap mengakomodasi berbagai sudut pengambilan gambar, mulai dari lensa utama 50MP, lensa ultrawide 12 MP, hingga lensa telephoto 8MP. Tersedia juga kamera 12MP di bagian depan yang telah ditingkatkan.
ANTARA berkesempatan menjajal Galaxy S26 FE secara langsung, terkhusus untuk menguji keandalan fitur-fitur kameranya dalam skenario penggunaan sehari-hari. Berikut adalah ulasan lengkapnya.
Di sektor fotografi dan videografi, beberapa fitur kamera yang menjadi sorotan utama dari Galaxy S26 FE adalah Horizontal Lock serta MyFanCam. Keduanya, ketika digabungkan dan dimanfaatkan secara maksimal, ternyata mampu memberikan hasil perekaman video yang sangat stabil dan memuaskan.
Ketika merekam objek yang bergerak dinamis seperti sekelompok orang yang sedang bermain sepatu roda atau berolahraga hasil perekaman tetap terlihat sangat mulus. Berbagai guncangan atau efek shaky dapat diredam secara signifikan begitu fitur Horizontal Lock diaktifkan.
Jika dimanfaatkan untuk pembuatan konten harian bagi pengguna yang aktif bergerak dan gemar membuat vlog, fitur Horizontal Lock di Galaxy S26 FE ini sangat berguna karena mampu menghasilkan rekaman sinematik seolah-olah ditangkap menggunakan alat bantu penstabil seperti kamera gimbal.
Sementara itu, fitur MyFanCam yang sebelumnya hanya tersedia eksklusif di lini lipat premium seri Galaxy Z Fold8 kini turut dihadirkan oleh Samsung ke dalam Galaxy S26 FE.
Baca juga: Samsung konfirmasi bakal rilis Galaxy S26 FE pada 27 Agustus
Fitur ini dapat diakses secara praktis saat pengguna membuka hasil rekaman videonya di aplikasi Galeri bawaan lalu memilih ikon Galaxy AI.
Dengan kecerdasan artifisial Galaxy AI yang telah ditingkatkan, MyFanCam memungkinkan pengguna untuk memfokuskan hasil video pada satu objek spesifik saja, meskipun video mentahnya merekam banyak objek sekaligus.
Fitur MyFanCam ini akan sangat berguna bagi pengguna yang hobi menonton konser musik dan ingin mengabadikan momen khusus idola favorit mereka.
Sebagai contoh, saat merekam panggung konser grup idola K-pop, pengguna tidak hanya mendapatkan rekaman menyeluruh dari seluruh anggota grup di atas panggung. Dengan fitur ini, pengguna bisa menghasilkan klip terpisah yang secara presisi menyorot dan berfokus pada satu anggota idola saja tanpa kehilangan detail.
Peningkatan tidak hanya terjadi pada kamera belakang. Bagi pengguna yang menyukai swafoto (selfie), Samsung menghadirkan sudut pandang (field of view) yang lebih lebar pada kamera depan Galaxy S26 FE, yakni mencapai 85 derajat. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan Galaxy S25 FE sebagai pendahulunya yang memiliki sudut 80 derajat.
Dengan perubahan sudut menjadi 85 derajat tersebut, kamera depan ponsel ini memungkinkan pengguna untuk menangkap lebih banyak objek dan latar belakang dalam satu bingkai.
Fitur ini sangat cocok untuk mereka yang hobi mengabadikan momen group selfie bersama teman-teman atau keluarga, sehingga lebih banyak orang yang dapat masuk ke dalam foto tanpa perlu berdesakan atau terlihat sesak.
Sebagai pelengkap ekosistem fotografinya, Galaxy S26 FE juga menawarkan pengalaman Photo Assist with Galaxy AI.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengedit foto tangkapan momen mereka dengan bantuan AI secara langsung menggunakan instruksi teks (prompt) di dalam aplikasi Galeri bawaan Samsung, tanpa harus mengunduh atau berpindah ke aplikasi pihak ketiga.
Saat dijajal langsung, pemrosesan visual dari Galaxy AI terbukti mampu menghasilkan suntingan yang sangat rapi dan alami.

Sebagai gambaran, ANTARA meminta Galaxy AI untuk mengubah tampilan pakaian objek dalam foto dari yang semula berupa blouse berwarna biru menjadi kemeja berwarna merah muda serta menghapus objek lain di latar belakang yang menganggu. Rupanya Galaxy AI dapat memahami prompt tersebut dengan sangat akurat.
Hasil pengeditan pakaian terlihat menyatu dengan pencahayaan sekitar, tidak tampak canggung, dan terkesan sangat natural.
Secara keseluruhan, beragam fitur premium Samsung dapat bekerja dengan lancar di Galaxy S26 FE tanpa kendala teknis yang berarti. Performa yang responsif ini sepertinya tidak lepas dari peran dapur pacunya yang ditenagai oleh chipset kelas atas Exynos 2500.
Dukungan chipset berkinerja tinggi ini memastikan pemrosesan algoritma Galaxy AI dan rendering video berjalan cepat serta efisien.
Mengingat berbagai fitur premium tersebut sebelumnya hanya bisa dinikmati pada ponsel kelas teratas dengan harga di kisaran Rp16 jutaan ke atas, Galaxy S26 FE menjadi opsi yang sangat menarik untuk dilirik.
Khususnya bagi konsumen yang ingin berfokus pada fitur-fitur kreasi konten dan kecerdasan buatan, ponsel ini menawarkan paket kamera dan performa AI yang sangat andal di kelasnya.
Samsung Galaxy S26 FE hadir dalam tiga pilihan varian memori RAM 8GB / ROM 128GB seharga Rp11.999.000, RAM 8GB / ROM 256GB seharga Rp13.999.000, dan RAM 8GB / ROM 512GB yang harga resmi akan diungkap menjelang penjualan perdana pada 11 September 2026.
Ponsel ini sudah dapat dipesan melalui early reservation di situs resmi Samsung.com. Bagi pembeli yang terdaftar dalam program reservasi awal hingga 10 September 2026, Samsung menyediakan penawaran khusus berupa potongan harga hingga Rp500.000 sebelum penjualan perdananya resmi dibuka.
Baca juga: Samsung optimistis Galaxy S26 FE laku meski harganya naik
Baca juga: Samsung beberkan enam peningkatan yang dihadirkan di Galaxy S26 FE
Baca juga: Samsung boyong Galaxy S26 FE ke Indonesia, dilego mulai Rp11 jutaan
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.