Jakarta (ANTARA) - Ribuan keluarga di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) menerima Bantuan Pangan Beras (BPB) di Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang, dan Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, untuk meringankan beban kebutuhan pokok keluarga.
"Masing-masing penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk periode tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September," kata Lurah Bangka Firdaus Aulawy Rois di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan pendistribusian bantuan beras sebanyak 30 kilogram per Kartu Keluarga (KK) itu merupakan program dari Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Perum Bulog.
Dalam penyaluran yang dilakukan mulai Senin (7/9) itu, pihaknya telah mendistribusikan beras kepada 1.405 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan hingga kini masih tersisa 220 KPM yang belum terdistribusikan.
"Sebenarnya, penyaluran kita hanya sampai kemarin, namun masih ada penambahan waktu hingga tiga hari ke depan. Apabila tidak diambil karena satu dan lainnya hal, maka beras akan kembali ke Bulog," ujar Firdaus.
Baca juga: Bulog DKI-Banten pastikan kualitas beras untuk Bantuan Pangan Tahap II
Sementara itu, di wilayah lainnya, Lurah Manggarai Selatan Sri Nurwiyanti menyebutkan total penerima bantuan di wilayah setempat sebanyak 1.593 KK dan masing-masing penerima mendapatkan alokasi 30 kilogram beras untuk periode tiga bulan, yakni Juli, Agustus dan September.
"Selama dua hari kemarin, kami sudah membagikan bantuan kepada penerima langsung dari 10 RW. Bagi yang tidak bisa hadir dan bantuannya diambil melalui perwakilan atau pengganti, baru dilakukan hari ini," terang Sri.
Tercatat sebanyak 430 KK yang mengambil bantuan tersebut melalui skema perwakilan maupun pengganti.
Skema pengganti itu diterapkan setelah dilakukan inventarisasi terhadap warga yang status desilnya telah naik, sehingga tidak lagi berhak menerima bantuan.
Terkait warga yang mempertanyakan perubahan status penerima, pihak Kelurahan Manggarai Selatan memberikan penjelasan berbasis data bahwa bantuan tersebut hanya diperuntukkan bagi warga di desil 1 hingga 4.
"Warga yang ingin mengajukan peninjauan ulang akan diarahkan ke Pendamping Sosial (Pendamsos) untuk disurvei kembali dan dilaporkan ke Kementerian Sosial," tutur Sri.
Salah satu warga RT 08 RW 08 Manggarai Selatan Rusidah mengakui bantuan tersebut sangat meringankan beban kebutuhan pokok keluarga.
"Menurut saya, sangat baik dan sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu atau mereka yang membutuhkan. Harapan saya ke depannya adalah program ini terus berlanjut dan jangan sampai terputus," ungkap Rusidah.
Baca juga: Realisasi penyaluran Bantuan Pangan di Jakarta-Banten capai 99 persen
Baca juga: 2.836 KK di Kebon Kosong Jakpus terima bantuan 30 kg beras
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.