:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9308683/original/096900600_1785164817-20260727WP_Persebaya_vs_Persija_04.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta harus mengakhiri langkahnya di Piala Presiden 2026 setelah takluk 1-2 dari Persib Bandung pada babak semifinal. Duel klasik tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (4/8) petang WIB.
Persib tampil lebih efektif sepanjang babak pertama dengan mencetak dua gol melalui Uilliam Barros dan Balsa Sekulic. Persija baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 lewat Kwon Chang-Hoon.
Kekalahan itu membuat Persija gagal melangkah ke partai final, sementara Persib menjaga peluang meraih gelar Piala Presiden untuk kedua kalinya. Maung Bandung kini tinggal menunggu pemenang laga Persebaya Surabaya melawan Arema FC.
Seusai pertandingan, pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan itu tetap mengapresiasi kerja keras para pemain di tengah kondisi fisik yang belum maksimal.
Shin Tae-yong Akui Tidak Puas dengan Hasil Akhir
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9314218/original/010072300_1785738127-20260802_Wahyu_Pratama_Persija_vs_PSMS_04.jpg)
Perbesar
Shin Tae-yong menegaskan bahwa kekalahan dari Persib bukan hasil yang diharapkannya. Namun, dia tetap menghormati jalannya pertandingan, termasuk keputusan-keputusan yang diambil wasit.
"Pastinya ini adalah hasil yang tidak saya inginkan. Saya tidak puas. Kita juga tentu menghormati keputusan wasit pada pertandingan ini," kata Shin Tae-yong.
Menurut Shin, hasil pertandingan tidak sepenuhnya menggambarkan potensi yang dimiliki Persija. Dia menilai timnya masih berada dalam tahap awal persiapan menuju kompetisi resmi musim 2026/2027.
Meski gagal lolos ke final, Shin berharap anak asuhnya mampu mengambil pelajaran dari pertandingan melawan Persib. Evaluasi tersebut akan menjadi bekal penting untuk menghadapi musim kompetisi yang segera dimulai.
Kebugaran Pemain Baru Mencapai 30-40 Persen
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9314219/original/089872000_1785738127-20260802_Wahyu_Pratama_Persija_vs_PSMS_05.jpg)
Perbesar
Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa kondisi fisik para pemain Persija masih jauh dari level ideal. Menurutnya, tim pelatih mencatat tingkat kebugaran skuad saat ini baru berada di kisaran 30 hingga 40 persen.
"Perlu dipahami juga bahwa kondisi fisik para pemain saat ini belum mencapai level terbaik. Menurut tim pelatih, kebugaran mereka baru berada di kisaran 30 hingga 40 persen," sambung pelatih asal Korea Selatan.
Karena itu, Shin optimistis performa Persija akan meningkat ketika Super League 2026/2027 bergulir. Dia meyakini para pemain akan tampil jauh lebih siap setelah menjalani seluruh program pramusim.
"Saat kompetisi resmi dimulai nanti, pada tanggal 4 September saya yakin para pemain sudah bisa menunjukkan performa terbaik mereka dan tim ini berkembang," tutup eks pelatih Timnas Indonesia.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Thailand Sempurna! Selangkah Lagi ke Semifinal Piala AFF 2026, Filipina di Ujung Tanduk