Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:41 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan pemerintah sedang menyiapkan sejumlah program stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat di kuartal IV 2026.
Baca Juga
Program bantuan pemerintah ini dibahas dalam rapat terbatas Kabinet Merah Putih yang digelar Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam tiga bulan terakhir tahun ini, beberapa stimulus yang dicanangkan meliputi pembukaan rekening untuk masyarakat, bantuan pangan, hingga bantuan subsidi upah bagi para pekerja.
Baca Juga
Terkait subsidi upah, Airlangga membocorkan bahwa bantuan akan diberikan hingga akhir tahun dengan nilai Rp300 ribu per bulan yang menyasar sekitar 13,3 juta pekerja.
"Pemerintah akan memberikan lagi bantuan subsidi upah, di mana bantuan subsidi upah ini diberikan 1 kali untuk 3 bulan dan per bulannya sebesar 300 ribu dan ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja. Dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp12 triliun,” ujar Menko Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir (1/10/2026).
Baca Juga
Soal Bantuan Pangan dan Pembukaan Rekening
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram untuk tiga bulan ke depan.
Bantuan pangan ini akan diberikan ke 33.244.408 keluarga penerima manfaat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp17,5 triliun.
"Bantuan pangan yang besarnya 10 kilogram untuk 3 bulan dan nanti akan diserahkan 1 kali untuk Oktober dan Desember. Dan ini diberikan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat. Ini desilnya 1 sampai 4 dan kebutuhan anggarannya kira-kira Rp17,5 triliun,” kata Airlangga.
Terkait dengan pembukaan rekening massal bagi warga negara berusia di atas 17 tahun, program ini juga akan diarahkan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
Airlangga menyebut, pemerintah saat ini masih melakukan verifikasi jumlah calon penerima bersama kementerian terkait.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Nah nanti angkanya sedang di cross-check dengan kementerian terkait,” ungkapnya.
Lewat sejumlah program yang disiapkan ini, pemerintah berharap agar daya beli tetap terjaga sekaligus kebutuhan masyarakat sehari-hari dapat terpenuhi pada tiga bulan terakhir tahun 2026. (rpi)
Jaga Fleksibilitas dan Keterbukaan Akses Kerja, Sejumlah Komunitas Ojol Tolak Wacana Status Pekerja
Para komunitas pengemudi ojol itu banyak yang menolak status pekerja, dan meminta pemerintah tetap mempertahankan status kemitraan yang memberikan fleksibilitas dan akses
VIVA.co.id
30 September 2026