Pusdokkes Polri akui sebagian korban Virgo teridentifikasi punya tato.
REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Proses identifikasi korban meninggal dunia dalam musibah Kapal Virgo Transport 8 berjalan lebih cepat berkat keberadaan tato di tubuh para jenazah. Kabid DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Kombes Pol dr Wahyu Hidayati, mengakui bahwa ciri medis tersebut sangat membantu timnya dalam dua hari terakhir.
"Selama dua hari ini kami beruntung banyak dari korban yang punya tato di bagian tubuhnya sehingga bisa teridentifikasi setelah pencocokan informasi ante mortem keluarga," kata Wahyu di Banjarmasin, Rabu (30/9) malam.
Wahyu mengungkapkan, dari 10 jasad yang berhasil diidentifikasi pada Rabu malam, delapan di antaranya merupakan korban laki-laki yang memiliki tato. Tato diklasifikasikan sebagai ciri medis yang masuk dalam kelompok data identifikasi sekunder.
Ciri Medis dan Data Properti Percepat Identifikasi
Selain tato, data identifikasi sekunder lainnya meliputi bekas luka operasi, cacat tubuh bawaan, bekas tindik, tahi lalat, tinggi badan, dan berat badan. Keberadaan ciri-ciri ini menjadi krusial saat pencocokan data dengan keterangan keluarga korban.
Pada proses identifikasi tersebut, tim DVI juga menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang terselip di saku celana salah satu jenazah. Temuan ini masuk dalam kategori data properti yang semakin mempermudah dan mempercepat kepastian identitas korban.
"Alhamdulillah proses identifikasi pada temuan jasad dua hari terakhir tim DVI bisa cepat memastikan identitas para korban," ucap Wahyu.
Meski demikian, Wahyu tetap mengimbau pihak keluarga lainnya untuk bersabar menunggu hasil identifikasi terhadap 23 jenazah yang belum diketahui identitasnya. Hingga saat ini, Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin telah menerima total 74 jenazah dan sebanyak 51 orang di antaranya sudah teridentifikasi.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara