Sumsel kembangkan pertanian modern, targetkan produktivitas padi 10 ton per hektare
Jumat, 7 Agustus 2026 20:13 WIB
Gubenur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru (dua dari kiri). ANTARA/HO/Pemprov Sumsel
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengembangkan sistem pertanian modern melalui Program Petani Modern Advanced Agriculture System (PMAS) untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mendukung kenaikan produksi pangan di daerah tersebut.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam keterangannya di Palembang, Jumat, mengatakan Program PMAS akan dijadikan sebagai proyek percontohan pertanian modern dengan memanfaatkan benih unggul dan pendampingan kepada petani.
"Kami akan memulai Pilot Project PMAS ini sebagai percontohan pertanian modern. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Sumsel," katanya.
Ia menjelaskan pemerintah akan menyalurkan bantuan benih unggul sebanyak 70 kilogram per hektare beserta pupuk untuk dijadikan demplot pada lahan seluas 45 ribu hektare.
Penyuluh pertanian lapangan (PPL) diminta segera menginventarisasi daerah yang akan menjadi lokasi percontohan agar program tersebut dapat segera direalisasikan.
"Targetnya produktivitas bisa mencapai 10 ton per hektare," jelasnya.
Menurutnya, peningkatan produktivitas menjadi salah satu strategi untuk mendukung target produksi gabah Sumatera Selatan mencapai lima juta ton.
Pemerintah juga terus mendorong peningkatan indeks pertanaman di sejumlah sentra produksi padi agar lahan pertanian dapat dimanfaatkan lebih optimal.
Selain itu, keberhasilan panen raya IP 200 di Kecamatan Muara Kuang menjadi bukti bahwa petani Sumsel mampu mempertahankan produksi meski menghadapi musim kemarau akibat fenomena El Nino.
Lahan pertanian seluas 3.195 hektare di Kecamatan Muara Kuang tetap dapat dipanen meskipun belum didukung jaringan irigasi teknis.
"Bayangkan, lahan seluas 3.195 hektare di Kecamatan Muara Kuang tanpa irigasi teknis tetap bisa panen. Inilah yang akan kita dorong agar meningkat menjadi IP 300," ujarnta.
Herman Deru menambahkan capaian tersebut menunjukkan kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani mampu menjaga peningkatan produksi pangan di Sumsel meski dihadapkan pada tantangan musim kemarau.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026