Jakarta -
Taksi tanpa sopir alias otonom telah beroperasi di kawasan tertentu di Singapura. Menariknya, agar tak kehilangan pekerjaan, pemerintah setempat melalui Perdana Menteri (PM) Lawrence Wong bakal melindungi nasib sopir konvensional di sana.
PM Wong mengatakan, adospi kendaraan umum otonom akan dilakukan secara bertahap setelah sebelumnya diuji coba di kawasan Punggol. Meski secara umum mendukung, namun dia tak mau kemajuan teknologi membuat masyarakatnya kehilangan pekerjaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak menahan teknologi baru hanya karena sifatnya disruptif. Tapi kami juga tidak akan membiarkan pekerja terdampak menghadapi semuanya sendirian," kata Wong dalam National Day Rally, dikutip Selasa (25/8).
PM Singapura Lawrence Wong Foto: REUTERS/Edgar Su
Menurut Wong, kendaraan otonom bisa membantu mengatasi keterbatasan tenaga kerja di sektor transportasi. Rekrutmen pengemudi bus semakin sulit, sementara sekitar dua pertiga sopir taksi di Singapura sudah berusia 60 tahun ke atas.
Meski begitu, Wong menyadari kehadiran kendaraan tanpa awak dapat mengancam mata pencaharian sopir taksi dan pengemudi private hire yang selama ini bergantung pada pekerjaan mengemudi.
Itulah mengapa, pemerintah Singapura akan menyiapkan pelatihan ulang dan membantu para pengemudi terdampak berpindah ke pekerjaan baru.
"Kami tidak akan membiarkan adopsi berjalan lebih cepat daripada kemampuan kami untuk melatih kembali dan mendukung pengemudi yang terdampak," tuturnya.
Wong menegaskan, perkembangan teknologi tetap harus memberikan manfaat bagi pekerja, bukan hanya bagi industri.
"Kami akan memastikan setiap pekerja ikut menikmati hasil dari kemajuan Singapura," kata dia.
Taksi otonom di Singapura. Foto: Doc. Pony.ai
Diberitakan sebelumnya, taksi tanpa sopir sudah mulai melayani masyarakat umum di Singapura. Perusahaan teknologi kendaraan otonom Pony.ai bersama operator transportasi ComfortDelGro membuka layanan robotaxi di kawasan Punggol mulai 22 Juni 2026.
Layanan tersebut sebelumnya hanya tersedia dalam tahap uji coba terbatas melalui sistem undangan. Kini masyarakat bisa langsung memesan taksi otonom itu melalui aplikasi Zig milik ComfortDelGro.
Armada robotaxi beroperasi di sejumlah titik strategis di Punggol, menghubungkan kawasan permukiman dengan berbagai fasilitas publik seperti Punggol Coast Mall, Punggol Coast MRT Station, One Punggol, Oasis Terrace, hingga Punggol Plaza.
(sfn/din)