Tim gabungan razia blok hunian dan lakukan tes urine WPB Perempuan Jambi - ANTARA News Jambi

Muaro Jambi, Jambi (ANTARA) - Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi serta Kota Jambi melakukan razia mendadak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.

Dalam razia tersebut, Polres Muaro Jambi melibatkan sebanyak 20 personel, 20 personel Brimob Polda Jambi, 10 personel TNI, serta 8 petugas BNN Provinsi dan Kota Jambi.

Petugas gabungan kemudian menyisir sejumlah kamar hunian warga binaan untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang maupun benda-benda yang berpotensi membahayakan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Selain melakukan pemeriksaan kamar hunian, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap warga binaan dan petugas Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus memastikan lingkungan lapas bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Kabag Ops Polres Muaro Jambi, AKP Osli G Sitompul, mengatakan sebanyak 20 warga binaan dan 10 petugas penjaga lapas mengikuti pemeriksaan tes urine.

"Ada sebanyak 20 orang warga binaan lapas yang diperiksa dan 10 petugas penjaga lapas turut dilakukan tes urine. Hasilnya tidak ada yang terindikasi penyalahgunaan narkotika," kata AKP Osli G Sitompul.

Menurutnya, kegiatan razia gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan lembaga pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Petugas gabungan juga memastikan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi terhadap potensi masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.