Tim KKN Undip angkat potensi kopi Desa Tombo Kabupaten Batang
Kamis, 20 Agustus 2026 22:11 WIB
Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Iptek bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro (IDBU) 71. (ANTARA/HO-Pribadi)
Semarang (ANTARA) - Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Iptek bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro (IDBU) 71 mengangkat potensi kopi yang ada di Desa Tombo, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Ketua Tim KKN Undip Konrad Goddard Adiningrat di Semarang, Kamis, mengatakan bahwa kopi sebagai potensi lokal Desa Tombo itu diangkat lewat film dokumenter dan buku profil desa.
Film dokumenter bertajuk "The Legendary Coffee of Java" telah ditayangkan di Balai Desa Tombo, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Senin (17/8) malam, dihadiri oleh perangkat desa, mahasiswa KKN-T IDBU 71, serta berbagai elemen masyarakat.
Ia menjelaskan film tersebut mengangkat sejarah, budaya, potensi, serta identitas kopi Tombo sebagai salah satu komoditas unggulan desa.
Kemudian, Buku Profil Desa Tombo disusun sebagai media informasi yang memperkenalkan potensi desa secara lebih terstruktur kepada masyarakat luas, berisi artikel ringan yang mudah dipahami, dilengkapi dengan dokumentasi foto.
Selain dalam bentuk cetak yang diserahkan kepada pemerintah desa, buku tersebut juga tersedia dalam format "e-book" sehingga dapat diakses secara lebih luas.
Mengusung identitas "Tombo: The Legendary Coffee of Java", kata dia, buku profil itu menempatkan kopi sebagai salah satu potensi unggulan Desa Tombo, sekaligus mengangkat kekayaan desa lainnya.
Buku tersebut terdiri atas tiga bab utama, yaitu Profil Desa Tombo, Kopi Tombo, serta Potensi Desa.
Beberapa potensi yang turut diperkenalkan, menurut dia, antara lain destinasi wisata alam Puncak Tombo, Sidaung, dan Kali Lojahan, serta berbagai usaha lokal yang mendukung perekonomian masyarakat.
Penyusunan buku profil itu diharapkan dapat menjadi media pendukung bagi Perangkat Desa Tombo dalam memperkenalkan potensi desa, sekaligus memperkuat identitasnya.
Dengan dokumentasi yang lebih terarah, berbagai potensi desa dapat lebih mudah dikenalkan kepada masyarakat, baik dari sisi kopi, wisata, budaya, maupun usaha masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi adanya buku profil ini karena potensi Desa Tombo jadi bisa terdokumentasi dan dikenalkan dengan lebih baik," kata Kepala Desa Tombo Mustajab.
Diharapkan, buku tersebut tidak hanya menjadi arsip desa, tapi juga bisa membantu memperkenalkan Tombo, terutama kopi Robusta dan potensi lainnya kepada masyarakat yang lebih luas.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Tim KKN Nikolaus Ageng Prathama berharap berbagai potensi yang dimiliki Desa Tombo dapat terdokumentasi dengan baik dan semakin dikenal oleh masyarakat luas.
"Buku ini sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung pengembangan identitas dan daya tarik Desa Tombo sebagai bagian dari kekayaan lokal Kabupaten Batang," katanya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.