Brussels (ANTARA) - Komisi Eropa, Senin, menggelar pertemuan kedua Kelompok Donor Palestina di Brussels pada Senin dengan meluncurkan Team Gaza Initiative, yang menyediakan pendanaan terkoordinasi sebesar 883,6 juta euro (sekitar Rp16,9 triliun atau US$1,03 miliar) untuk mendukung pemulihan awal Gaza.
Dana tersebut akan digunakan untuk sektor air dan sanitasi, pembersihan puing, pengelolaan limbah, kesehatan, energi, pertanian, serta sistem pangan.
Inisiatif itu didukung Komisi Eropa, Bank Investasi Eropa, Bank Dunia, serta sejumlah negara, termasuk Spanyol, Denmark, Inggris, Jerman, Norwegia, Finlandia, Italia, Belanda, Prancis, Jepang, Swiss, Swedia, dan Belgia.
Australia dan Kanada juga menyatakan minat untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.
Pertemuan kelompok donor itu juga menghasilkan tambahan komitmen pendanaan melalui mekanisme PEGASE Uni Eropa, dengan negara-negara anggota menandatangani perjanjian kontribusi baru senilai 41,7 juta euro (sekitar US$48,7 juta).
Baca juga: Media: Dewan Perdamaian Trump siapkan skema rekonstruksi Gaza
Pendanaan itu melengkapi komitmen Komisi Eropa sebelumnya sebesar 310 juta euro (sekitar US$362,3 juta) melalui mekanisme PEGASE untuk periode 2026-2027.
Komisi Eropa menyatakan Team Gaza Initiative bertujuan mengoordinasikan dukungan internasional untuk memulihkan layanan dasar dan infrastruktur di Gaza sekaligus melengkapi upaya global bagi pemulihan wilayah kantong Palestina yang hancur lebur akibat kejahatan perang genosida Israel tersebut.
Komisi Eropa juga menyoroti kemajuan Otoritas Palestina dalam menjalankan reformasi tata kelola, fiskal, administrasi publik, perlindungan sosial, pendidikan, dan infrastruktur sesuai agenda reformasinya.
Baca juga: BoP akan gelar pertemuan di Siprus pada akhir Juni
Sumber: WAFA
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.