Wali kota: kekuatan PKK hidup pada kader bekerja dengan ketulusan.

"Karena itu, PKK harus terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan keadaan zaman,"

Mataram (ANTARA) - Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, kekuatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), hidup pada kader-kader yang bekerja dengan ketulusan dan tidak semata berada pada program dan anggaran.

"Karena itu, PKK harus terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan keadaan zaman," kata wali kota dalam perayaan puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin.

Momentum HKG, katanya, menjadi ruang untuk kembali mengingat pembangunan tidak selalu dimulai dari gedung pemerintahan tapi bisa bermula dari sebuah keluarga.

Karena itu, pemerintah memberikan perhatian dan dukungan agar keberadaan PKK di Kota Mataram benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama dalam pembentukan karakter, ketahanan pangan, dan ketahanan keluarga.

Pasalnya, ada pekerjaan yang tidak selalu terdengar oleh tepuk tangan, namun dimulai dari dapur, dari ruang tamu, dari halaman rumah. 

Dari seorang ibu yang mengingatkan anaknya untuk makan, mengajarkan sopan santun, menjaga keluarganya tetap utuh, lalu melangkah keluar rumah untuk mengurus tetangga dan lingkungannya.

Pekerjaan semacam itu, katanya, mungkin sederhana tetapi jika dilakukan bertahun-tahun, bisa menjelma menjadi pengabdian.

Di situlah wajah Gerakan PKK sesungguhnya dan selama 54 tahun, gerakan ini tumbuh bersama perubahan zaman. 

Di Kota Mataram, denyut pengabdian panjang tersebut masih terasa dari langkah para kader yang bekerja tanpa banyak bicara.

"Perjalanan panjang PKK membuktikan kemampuannya beradaptasi dengan perubahan zaman sekaligus mempertahankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah," katanya.

Bahkan, tahun ini pengabdian panjang tersebut kembali mendapatkan pengakuan untuk tahun ketiga berturut-turut, kader Kota Mataram menerima Pin Emas Adi Bhakti Utama. 

Salah satunya Ni Made Warnis kader dari Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara yang telah mengabdikan diri selama 42 tahun tanpa putus sejak 1984.

"Itu menjadi tolok ukur kader-kader kita sangat konsisten dan menunjukkan kerja sama yang luar biasa," katanya.

Wali kota berharap, keberhasilan yang telah diraih kader Ni Made Warnis bisa memotivasi kader-kader lainnya untuk terus melakukan pengabdian kepada keluarga dan masyarakat secara umum.

Pewarta : Nirkomala
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026