BNN menggandeng Kemenaker bangun kemandirian ekonomi pascarehabilitasi

BNN menggandeng Kemenaker bangun kemandirian ekonomi pascarehabilitasi

Kamis, 1 Oktober 2026 19:42 WIB

Image Print

Pelatihan Pengembangan Kemampuan dan Layanan Kewirausahaan klien pascarehabilitasi BNN se-Jabodetabek, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026). (ANTARA/HO-BNN RI)

Jakarta (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dalam membangun kemandirian ekonomi klien pascarehabilitasi.

Direktur Pascarehabilitasi BNN RI Rose Iptriwulandhani mengatakan peningkatan keterampilan kewirausahaan menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi klien setelah menjalani proses rehabilitasi dan kembali ke masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan atas kolaborasi dan kesempatan yang diberikan kepada klien pascarehabilitasi untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian ekonomi,” ujar Rose dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Kegiatan pascarehabilitasi merupakan tahapan pembinaan lanjutan bagi mantan penyalahguna narkotika setelah mereka menyelesaikan tahap rehabilitasi medis atau sosial agar mereka dapat kembali hidup mandiri, produktif, dan diterima di tengah masyarakat.

Dalam membangun kemandirian ekonomi, sebanyak 40 klien pascarehabilitasi BNN se-Jabodetabek telah mengikuti Pelatihan Pengembangan Kemampuan dan Layanan Kewirausahaan, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/9).

Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Pascarehabilitasi BNN bersama Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker tersebut menjadi langkah awal dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi klien pascarehabilitasi melalui pengembangan kemampuan kewirausahaan.

Dalam pelatihan tersebut, klien pascarehabilitasi memperoleh pembekalan mengenai pemasaran digital alias digital marketing dan literasi keuangan.

Kedua materi itu diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mengembangkan usaha sekaligus mengelola keuangan secara lebih baik.

Rose berharap kolaborasi kedua belah pihak dapat mendukung layanan pascarehabilitasi yang semakin berorientasi pada pemberdayaan, reintegrasi sosial, kemandirian ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup klien.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Tim Muda Rentan Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus (PTKK) Kemenaker Archimidiyanto Tjipto Martadi menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dan BNN dapat terus berlanjut.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, kata dia, layanan pascarehabilitasi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para klien sehingga mereka semakin siap untuk kembali berperan dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Pewarta : Agatha Olivia Victoria
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026