Jurnalis di Kota Palu doa bersama untuk lima pewarta yang hilang kotak
Selasa, 15 September 2026 06:16 WIB
Para jurnalis di Kota Palu, Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan solidaritas sekaligus doa bersama untuk keselamatan lima pewarta yang hilang kontak di Selat Sunda, Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-PFI Palu
Palu (ANTARA) - Puluhan jurnalis di Kota Palu, Sulawesi Tengah menggelar doa bersama sebagai bentuk solidaritas terhadap lima pewarta yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten, Senin (7/9).
Doa bersama berlangsung di taman nasional Palu pada Senin malam sebagai bentuk dukungan terhadap pencarian lima orang pewarta oleh tim SAR dengan harapan dapat segera ditemukan dalam.
Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu Muhammad Rifki Hasan mengatakan doa bersama tersebut diharapkan menjadi kekuatan bagi lima jurnalis yang hingga hari ketujuh pencarian belum diketahui keberadaan-nya.
"Sejauh ini untuk satu minggu berlalu, perkembangan terbaru dari teman-teman PFI Pusat belum ada informasi terkini dari rima tekan pewarta tersebut," ujarnya.
Ia mengemukakan PFI Pusat juga telah menyampaikan supaya proses pencarian tetap dilanjutkan, sehingga para jurnalis di Palu berharap operasi pencarian dapat memberikan hasil terbaik.
Doa bersama juga ditujukan untuk mendukung kelancaran tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama seluruh unsur SAR yang masih melakukan pencarian, termasuk terhadap jurnalis LKBN ANTARA Bagus Khoirunnas.
"Kegiatan solidaritas diikuti jurnalis tergabung dalam PFI Palu, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah" ucap Rifk.
Selain menggelar doa bersama dan menyalakan lilin, kaya dia, para jurnalis juga menuliskan pesan dan harapan di atas kain putih berukuran besar. Pesan-pesan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi keluarga lima pewarta yang hilang kontak serta tim yang masih berupaya melakukan pencarian.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Basarnas dan tim gabungan atas keputusan memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari ke depan," kata dia.
Sementara itu Kepala LKBN ANTARA Biro Sulawesi Tengah Muhammad Zulfikar mengatakan ANTARA berkomitmen penuh mendukung proses pencarian lima insan pers tersebut.
"Dari awal ANTARA sebagai kantor berita memaksimalkan koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, termasuk keluarga mereka yang hingga kini belum ditemukan. Beberapa langkah yang sudah dilakukan ANTARA seperti ikut turun lapangan dalam pencarian bersama Basarnas. Bahkan tadi Direktur Utama Pemberitaan ANTARA juga ikut mencari bersama tim SAR," tuturnya.
Menurut dia, langkah diambil jurnalis di Palu sangat positif dalam memberikan semangat kepada tim SAR di lapangan, terlebih keluarga para perawat tersebut.
"Pemerintah telah mengerahkan semua sumber daya SAR, dan kami mengapresiasi kerja kerasnya tim SAR di lapangan," kata dia.

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026