Pangkalpinang (ANTARA) - Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung (Babel) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 untuk mengajak seluruh stakeholder untuk aktif meningkatkan kualitas layanan, karena pelayanan publik yang baik tidak cukup dibangun dari perspektif penyelenggara layanan semata.
"Kualitas layanan justru semakin kuat ketika masyarakat dan pengguna layanan diberi ruang untuk menyampaikan pengalaman, kebutuhan, serta harapan mereka secara langsung," kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Mufti Arkan di Pangkalpinang, Rabu.
Semangat tersebut menjadi dasar pelaksanaan FKP tahun 2026 ini, dimana kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari satuan kerja kementerian/lembaga, pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat, media massa, hingga pelaku UMKM dalam satu forum dialog yang terbuka dan partisipatif.
Mengusung tema "Adaptif Melayani, Responsif Mengelola, Inklusif Memberikan Dampak", forum ini menjadi wadah bagi Kanwil DJPb Babel sebagai penyelenggara untuk menyampaikan perkembangan layanan sekaligus memperoleh masukan langsung dari pengguna layanan mengenai berbagai aspek penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.
Diawali dengan sosialisasi security awareness yang membahas pentingnya keamanan informasi di tengah meningkatnya penggunaan teknologi digital dalam berbagai aspek kehidupan, ini mengingatkan peserta bahwa transformasi digital selain membawa manfaat yang besar, namun juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu diantisipasi.
Peserta diajak memahami berbagai bentuk ancaman siber yang semakin sering dijumpai, mulai dari phishing, penyalahgunaan data pribadi, pencurian identitas digital, hingga berbagai modus rekayasa sosial yang memanfaatkan kelengahan pengguna teknologi.
"Dalam sesi ini juga ditekankan bahwa keamanan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab institusi atau pengelola sistem teknologi informasi," ujarnya.
Setiap individu memiliki peran yang sama pentingnya dalam menjaga keamanan data dan informasi melalui kebiasaan digital yang aman, seperti menggunakan kata sandi yang kuat, melakukan verifikasi informasi serta berhati-hati terhadap berbagai tautan dan dokumen yang tidak dikenal.
Dalam materinya M.Mufti Arkan juga menjelaskan peran Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) terus berkembang mengikuti dinamika pengelolaan keuangan negara dan kebutuhan pembangunan daerah.
Selain menjalankan fungsi perbendaharaan negara, DJPb juga berperan sebagai regional chief rconomist dan financial advisor yang memberikan dukungan analisis, konsultasi, dan pembinaan kepada berbagai pemangku kepentingan di daerah.
Melalui fungsi tersebut, Kanwil DJPb Babel tidak hanya berfokus pada penyelesaian layanan administratif, tetapi juga berupaya memberikan nilai tambah melalui penyediaan informasi ekonomi regional, pendampingan pengelolaan keuangan pemerintah daerah, pembinaan satuan kerja hingga pemberdayaan pelaku UMKM.
Peserta forum juga mendapatkan gambaran mengenai berbagai layanan yang digelar Kanwil DJPb Babel beserta standar pelayanan yang diterapkan. Seluruh layanan tersebut diberikan secara transparan dan tanpa dipungut biaya sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah inovasi layanan turut diperkenalkan kepada peserta, seperti Lada Putih, Koviah, dan Manggar menjadi bagian dari upaya organisasi untuk memperluas akses layanan, mempercepat respons atas kebutuhan stakeholder, serta memperkuat pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
Selain itu, disampaikan pula berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan dalam mendukung fungsi financial advisor, termasuk pendampingan kepada pemerintah daerah, pembinaan UMKM, penguatan literasi keuangan serta berbagai kegiatan konsultasi yang bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan memperkuat perekonomian daerah.
"Melalui Forum Konsultasi Publik Tahun 2026, Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendengar, terus berbenah, dan terus menghadirkan
pelayanan yang memberikan dampak nyata bagi seluruh stakeholder," tutupnya.
Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.