Kebakaran Hutan di Taman Nasional Way Kambas Kian Meluas di Hari Keempat

Di tengah upaya pemadaman, pemerintah bersama pengelola TNWK juga memantau kondisi satwa liar, terutama kelompok gajah yang berada di kawasan konservasi tersebut.

Saat ini terdapat 11 kelompok gajah yang terus dipantau. Mirza memastikan posisi kelompok gajah terdekat masih cukup jauh dari lokasi hotspot.

"Jarak kelompok gajah terdekat dengan lokasi hotspot sekitar 27 kilometer. Sementara gajah jinak atau gajah latih berada sekitar 8 kilometer dari titik kebakaran," jelasnya.

Dengan jarak tersebut, Mirza memastikan satwa gajah untuk sementara masih dalam kondisi aman dan tidak terdampak langsung oleh kebakaran.

"Insya Allah aman dan tidak terdampak," ucapnya.

Untuk mencegah api meluas, posko bersama telah didirikan di kawasan TNWK. Langkah ini dinilai penting mengingat kawasan konservasi tersebut berbatasan langsung dengan sekitar 23 desa.

"Pemerintah bersama berbagai pihak melakukan pemantauan dan penanganan secara kolaboratif, untuk mencegah munculnya titik api baru yang dapat mengancam kawasan hutan maupun permukiman warga," kata Mirza.

Pemprov Lampung juga mengajukan tambahan peralatan untuk mempercepat penanganan karhutla. Salah satu kebutuhan yang disampaikan adalah dukungan operasi water bombing menggunakan helikopter.

Selain itu, petugas membutuhkan tambahan selang berukuran sekitar 1,5 inci dengan total panjang kurang lebih 3 kilometer untuk mendukung pemadaman dari darat.

Pemerintah pusat kemudian akan mengirimkan dua unit helikopter ke Lampung. Masing-masing helikopter akan didatangkan dari Palembang dan Jawa Timur untuk membantu penanganan karhutla di TNWK.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo Subianto meminta agar lahan yang masih terbakar segera ditangani hingga benar-benar padam. Presiden juga menekankan pentingnya langkah pencegahan agar kebakaran tidak kembali muncul.

"Kamu minta apa untuk mencegah?" kata Prabowo dalam rapat tersebut.