Persiapkan konsep Honey Garden, Rasamadu Heritage targetkan lonjakan pengunjung di momen Nataru
Kamis, 1 Oktober 2026 19:41 WIB
Sejumlah wisata wanna mengunjungi Rasamadu Heritage di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026). ANTARA/Aris Wasita
Sukoharjo (ANTARA) - Pengelola destinasi wisata sejarah Rasamadu Heritage di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah sedang bersiap meluncurkan konsep baru bernama Honey Garden.
Terobosan ini dijadwalkan resmi launching pada pertengahan Desember 2026 mendatang untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
General Manager Rasamadu Heritage Mackong Andy, Kamis mengungkapkan konsep ini dihadirkan untuk menghidupkan kembali akar sejarah lokasi tersebut. Pabrik yang awalnya didirikan oleh perusahaan Belanda pada 1899 ini sempat diambil alih oleh Pura Mangkunegaran dan dinamai Pabrik Gula Rasa Madu.
“Korelasi nama Rasa Madu dan Honey Garden menyatukan unsur tebu dan madu. Kawasan ini nantinya ditanami tebu serta dilengkapi budidaya lebah madu varian extra floral dari pohon Akasia. Pengunjung dapat mencicipi madu segar, bahkan mencoba terapi sengat lebah," ujar Mackong.
Tidak hanya menyajikan kebun edukasi dan budidaya lebah, kawasan Honey Garden dirancang sebagai destinasi keluarga (family segment). Pengelola mengintegrasikan daya tarik budaya dan modern, mulai dari kemitraan dengan pengrajin Batik Laweyan, akuarium ikan hiu, hingga atraksi permainan tata cahaya (lighting) berkonsep ala Jepang.
Langkah inovatif ini diambil untuk merespons tren peningkatan wisatawan yang signifikan.
Sepanjang tahun lalu, angka kunjungan berada di kisaran 25.000-30.000 orang/bulan. Angka tersebut melonjak menjadi 35.000-40.000 pengunjung/bulan pada 2026 dengan target akhir tahun mencapai 45.000-50.000 pengunjung/bulan.
Meski jumlah wisatawan terus meningkat, pengelola menjamin kelestarian dan keamanan bangunan cagar budaya berarsitektur Art Deco tersebut.
Bangunan bersejarah yang dibangun pada 1899 dan direnovasi pada 1920 pascakebakaran ini telah diverifikasi oleh tim arkeolog serta mengantongi plakat resmi Cagar Budaya. Dengan rata-rata 1.000 pengunjung/hari yang tersebar di berbagai area, kapasitas kawasan dipastikan tetap aman dan terjaga.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.