Madura Raya (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mulai menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan guna membantu mengatasi kesulitan warga pada musim kemarau kali ini.
"Selain karena bentuk kepedulian, bantuan air bersih oleh PMI Pamekasan ini juga atas permohonan warga," kata Sekretaris PMI Pamekasan Hairul Saleh di Pamekasan, Senin.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan air bersih kepada warga desa terdampak kekeringan itu telah dilakukan dalam sepekan terakhir ini dan akan terus berlanjut hingga ke semua desa terdampak menerima bantuan.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, petugas dari PMI Pamekasan juga mengedukasi masyarakat untuk menggunakan air secara hemat selama musim kemarau.
"Ini komitmen PMI untuk turut hadir memberikan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat, termasuk dalam penanganan krisis air bersih akibat musim kemarau," katanya.
Sementara pada Senin (3/8) penyaluran bantuan air bersih menyasar 111 Kepala Keluarga (KK) dan 473 Jiwa yang tersebar di Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Tlanakan Pamekasan.
Perinciannya, di Dusun Soro’ Tengah, Desa Pagagan Kecamatan Pademawu sebanyak 38 KK dan 156 jiwa, Dusun Kotalon Desa Jarin Kecamatan Pademawu sebanyak 26 KK dan 102 Jiwa.
Berikutnya di Dusun Mursongai, Desa Majungan Kecamatan Pademawu sebanyak 29 KK dan 119 Jiwa dan Dusun Tengah Dua, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Pamekasan sebanyak 18 KK dan 96 Jiwa.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, jumlah desa yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini sebanyak 76 desa, tersebar di 11 kecamatan dari total 13 kecamatan yang ada di wilayah itu.
Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.