SAR evakuasi nelayan pencari telur ikan di Kepulauan Aru - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Tim SAR gabungan mengevakuasi nelayan pencari telur ikan yang terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Wasir, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku akibat perahu panjang (longboat) yang mereka gunakan mengalami mati mesin.

"Operasi penyelamatan oleh Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo dilakukan setelah menerima informasi dari seorang warga bernama Ny. Agustina Lease," kata Koordinator Pos SAR Dobo Glenn Tehupuring dalam rilis diterima di Ambon, Sabtu.

Sebanyak dua nelayan bersama seorang bocah tersebut diketahui atas nama Hendra Idjifuy (40), Wisnu Hatala (25), serta Rusdi (2). Mereka dilaporkan bertolak dari Dobo pada Selasa (11/8), sekitar pukul 05.30 WIT menuju perairan antara Pulau Kei Besar dan Kepulauan Aru untuk mencari telur ikan.

Namun, saat dalam perjalanan balik, sesampai di sekitar perairan Pulau Wasir, longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan terombang-ambing. Mereka bisa mengirim titik koordinat terakhir dan berhasil diselamatkan Tim Rescue USS Dobo.

Setelah menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia dari Agustina sekitar pukul 14.40 WIT, Unit Siaga SAR Dobo dan unsur SAR gabungan dikerahkan menggunakan RIB USS Dobo menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°29'3.12" S-134°13'3.12" E, dengan jarak kurang lebih 17 nautical mile dan heading 357° arah utara laut dari USS Dobo.

"Sekitar pukul 15.00 WIT, Tim Rescue USS Dobo dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan estimasi waktu tiba diperkirakan sekitar pukul 18.00 WIT," ucapnya.

Lokasi kejadian yang lumayan jauh membuat tim harus ekstra hati-hati dengan menyesuaikan kondisi lautan dan akhirnya setelah menempuh beberapa jam perjalanan, para nelayan tersebut berhasil ditemukan sekitar pukul 16.40 WIT dalam keadaan selamat dan terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Wasir, Kepulauan Aru.

"Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Kota Dobo untuk diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Pelaksanaan operasi SAR berjalan baik dikarenakan posisi para korban memang sudah diketahui Tim Rescue USS Dobo melalui titik koordinat yang telah dikirim sehingga tidak perlu lagi melakukan pencarian di tengah laut.

Pewarta: Daniel Leonard
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.